KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten Wakatobi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Wakatobi Tahun 2026.
Proses itu menjadi langkah penting untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Sebagai tahap awal, Sekretariat Daerah Kabupaten Wakatobi telah mengeluarkan surat undangan kepada sejumlah instansi terkait guna mengikuti rapat teknis pelaksanaan pembentukan Calon Paskibraka Tahun 2026.
Dalam surat bernomor 000.1.5/208/III/2026 tertanggal 31 Maret 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, Nadar, mengundang Komandan Pos Angkatan Laut (Posal) Wangi-Wangi untuk menugaskan dua personel sebagai tim penilai dalam proses seleksi tersebut.
Rapat teknis dijadwalkan berlangsung pada:
Hari/Tanggal: Senin, 6 April 2026
Waktu: Pukul 09.00 WITA-selesai
Tempat: Aula Rapat Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wakatobi
Pelaksanaan seleksi Paskibraka ini mengacu pada sejumlah regulasi nasional, di antaranya Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022, Surat Edaran Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Nomor 1 Tahun 2025, serta tugas pokok dan fungsi Badan Kesbangpol Kabupaten Wakatobi.
Tahapan Seleksi Dimulai Sejak Januari
Berdasarkan jadwal tentative yang diterbitkan Badan Kesbangpol Kabupaten Wakatobi, seluruh rangkaian seleksi telah dimulai sejak Januari 2026.
Tahap awal diawali dengan persiapan internal panitia pada 15–30 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat SMA/SLTA/MA sederajat se-Kabupaten Wakatobi sepanjang Februari 2026.

Pendaftaran dan seleksi administrasi berlangsung pada 23 Februari hingga 9 Maret 2026 melalui aplikasi resmi BPIP, sementara hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 16 Maret 2026.
Seleksi Inti Digelar 7–11 April 2026
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan seleksi inti pada 7 hingga 11 April 2026.
Tahap pertama adalah Tes Wawasan Kebangsaan dan Tes Intelegensi Umum (TIU) pada Selasa, 7 April 2026. Tes ini bertujuan mengukur kemampuan akademik peserta, pemahaman kebangsaan, serta wawasan terhadap nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme.
Selanjutnya, pada Rabu, 8 April 2026, peserta akan mengikuti Seleksi Kesehatan Tahap I guna memastikan kondisi fisik memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pada Kamis, 9 April 2026, digelar Seleksi Parade dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang menguji kedisiplinan, ketegasan, postur tubuh, serta keterampilan dasar baris-berbaris.
Tes berikutnya adalah Tes Kesamaptaan pada Jumat, 10 April 2026, yang dipusatkan di Halaman Kantor Pos AL. Tahap ini menitikberatkan pada daya tahan fisik, kekuatan, kecepatan, dan kebugaran jasmani peserta.
Sebagai tahap akhir, Tes Kepribadian akan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, untuk menilai karakter, mentalitas, kepemimpinan, dan kesiapan peserta menjadi representasi generasi muda Wakatobi.
Lokasi seleksi tersebar di beberapa titik strategis, antara lain Kantor Kesbangpol Kabupaten Wakatobi, Panggung/Taman Budaya Kabupaten Wakatobi, serta Halaman Kantor Posal Wangi-Wangi.
Menjaring Generasi Unggul dan Berkarakter
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wakatobi, Adam Bahtiar menerangkan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari siswa dengan kemampuan fisik terbaik, melainkan generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, kedisiplinan tinggi, integritas, dan karakter kepemimpinan.
“Paskibraka adalah simbol keteladanan generasi muda. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan agar yang terpilih benar-benar putra-putri terbaik Wakatobi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa sekaligus panitia pelaksana, Ali Husaini menyampaikan, bahwa keterlibatan berbagai unsur seperti TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan instansi pendidikan menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas seleksi.
Menurutnya, keberhasilan peserta hingga mencapai tahap seleksi merupakan hasil dari perjuangan panjang dan kerja keras yang tidak mudah.
“Adik-adik CAPASKA yang saya banggakan, perjalanan kalian sampai di titik ini bukanlah hal yang mudah. Banyak yang ingin berada di posisi kalian, tetapi hanya yang terbaik yang terpilih,” ujarnya di Wangiwangi, Selasa, (7/4/2026)
Ia berpesan agar seluruh peserta menjadikan proses pembekalan dan seleksi sebagai momentum untuk membentuk karakter menjadi lebih disiplin, lebih kuat, dan lebih bertanggung jawab.
“Jadikan pembekalan ini sebagai momen untuk membentuk diri menjadi lebih disiplin, lebih kuat, dan lebih bertanggung jawab. Ingat, kalian tidak hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga nama keluarga dan daerah,” lanjutnya.
Ali Husaini juga menegaskan bahwa semangat juang dan rasa bangga harus menjadi landasan utama dalam mengikuti seluruh proses seleksi.
“Berjuanglah dengan hati, dengan semangat, dan dengan rasa bangga. Karena suatu saat nanti, kalian akan berdiri tegak mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh kehormatan,” tutupnya.

Pesan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta agar mampu menjalani seluruh tahapan seleksi dengan penuh dedikasi, semangat nasionalisme, dan rasa tanggung jawab sebagai calon pengibar bendera pusaka.
Dukungan Semua Pihak Sangat Diharapkan
Pemerintah Kabupaten Wakatobi berharap dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk sekolah, orang tua, dan masyarakat, agar pelaksanaan seleksi Paskibraka Tahun 2026 berjalan sukses.
Melalui proses ini, diharapkan akan lahir anggota Paskibraka yang tidak hanya mampu menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada 17 Agustus mendatang, tetapi juga menjadi teladan generasi muda yang cinta tanah air, berjiwa Pancasila, dan siap mengharumkan nama daerah.

















