KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI – Wakil Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) Safia Wualo mengapresiasi kontribusi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang telah menyelesaikan masa pengabdian di Kabupaten Wakatobi. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan penarikan mahasiswa KKN Unhas yang digelar di Gedung Dharma Wanita Wakatobi, Selasa 10 Februari 2026.
Sebanyak 36 mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin melaksanakan pengabdian di empat desa di Wakatobi. Safia Wualo menilai, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Wakatobi, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Hasanuddin atas kontribusi mahasiswa KKN,” ujarnya.
Safia Wualo berkata, program KKN Unhas tahun ini sangat progresif dan relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya dalam mendukung Wakatobi sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).
Di Desa Liya Togo, mahasiswa menghadirkan program Liya English for Tourism Education and Responsible Action (LITERA) yang mendorong masyarakat berlatih berkomunikasi dengan wisatawan asing. Program ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri warga lokal sebagai pelaku pariwisata.
Sementara itu, di Desa Mola Nelayan Bakti, mahasiswa memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis digital bagi pengurus BUMDes. Program tersebut dinilai mendukung transparansi dan modernisasi pengelolaan ekonomi desa.
Di Desa Wa Pia-Pia, mahasiswa KKN menyusun masterplan desa serta mengembangkan budidaya ulat maggot. Inisiatif ini dipandang sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.
Adapun di Desa Waginopo, mahasiswa membangun website desa sebagai langkah menuju desa digital. Website tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi pemerintahan desa dan menjadi sarana promosi potensi lokal.
Safia Wualo juga berpesan, agar para mahasiswa tidak melupakan Wakatobi dan dapat menjadi duta pariwisata daerah di masa mendatang.
“Jadikan pengalaman di Wakatobi sebagai bekal untuk menjadi generasi pemimpin yang peduli terhadap masyarakat pesisir dan lingkungan,” pesannya.
Wakil Bupati berpesan, agar kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan Universitas Hasanuddin dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di masa yang akan datang. (La Ode Ridwan).

















