KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten Wakatobi bersama tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI terus mematangkan persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah pesisir. Pada hari kedua survei awal, tim KNMP KKP melanjutkan verifikasi lapangan di Pulau Binongko dan Pulau Tomia guna memastikan kesiapan lahan dan kelengkapan data pendukung proposal.

Kepala Bidang Penguatan Daya Saing dan Pemasaran Hasil Perikanan (PDSPHP) Dinas Perikanan Wakatobi Hardin menjelaskan bahwa survei awal ini merupakan bagian penting dalam menentukan lokasi yang layak menjadi kawasan KNMP.

“Tim KNMP KKP bersama Dinas Perikanan melakukan survei lanjutan di Desa Palahidu Barat, Pulau Binongko, untuk memastikan status lahan serta kebutuhan data primer sebagai pendukung proposal KNMP,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Binongko, Kepala Desa Palahidu, Ketua Koperasi Merah Putih, UPTD Perikanan Binongko, serta perwakilan nelayan setempat yang menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.

Setelah dari Binongko, tim melanjutkan survei ke Pulau Tomia, tepatnya di Desa Lamanggau dan Desa Dete. Di lokasi ini, tim kembali memastikan status lahan benar-benar clean and clear, termasuk kepastian luasan lahan serta kelengkapan dokumen lainnya sesuai persyaratan program KNMP.

Turut mendampingi dalam survei tersebut Camat Tomia, para kepala desa, serta Ketua Koperasi Merah Putih setempat.

Sebelumnya, survei awal juga telah dilakukan di Kawasan Numana, Desa Numana, dan Mola Utara, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Secara keseluruhan, terdapat lima lokasi yang menjadi fokus verifikasi awal, yakni Desa Numana, Desa Mola Utara, Desa Lamanggau, Desa Dete, dan Desa Palahidu Barat.

Tim survei KNMP KKP didampingi langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Wakatobi, Kabid PDSPHP, Kabid Perikanan Tangkap, para kepala desa, Ketua Koperasi Merah Putih Numana dan Mola Utara, serta penyuluh perikanan KKP.

Hardin menyebutkan, Pemerintah Daerah Wakatobi, aparat desa, pelaku usaha perikanan, nelayan, hingga masyarakat setempat di Binongko, Tomia, dan Wangiwangi sangat mendukung program ini karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir.

“Kampung Nelayan Merah Putih adalah program prioritas KKP RI yang bertujuan mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan modern, produktif, dan terintegrasi dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Program ini berfokus pada penguatan sarana produksi, pengolahan hasil perikanan, hingga pemasaran berbasis kelembagaan ekonomi melalui Koperasi Merah Putih. Dengan demikian, kesejahteraan nelayan diharapkan meningkat secara berkelanjutan.

Di sela perjalanan survei, tim KNMP KKP juga melakukan koordinasi dengan Bupati Wakatobi, Haliana. Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan dukungan penuh terhadap program prioritas nasional tersebut.

Bupati berharap Kampung Nelayan Merah Putih dapat dibangun di masing-masing pulau di Kabupaten Wakatobi sesuai usulan pemerintah daerah dan aspirasi masyarakat.

“KNMP ini menjadi peluang besar bagi Wakatobi untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat, Wakatobi optimistis menjadi salah satu daerah prioritas dalam pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia

Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Masukkan Nama *Wajib