KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), memberikan dukungan penuh terhadap kehadiran Ruangguru di daerah setempat. Hal itu sebagai salah satu upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kepulauan.
Arahan Bupati Wakatobi Haliana tersebut disampaikan Wakil Bupati Wakatobi Safia Wualo pada Grand Opening Ruangguru Laode Bosa Wakatobi di Kecamatan Wangiwangi Selatan, Jumat 28 Agustus 2026.
Safia Wualo mengungkapkan, kehadiran Ruangguru di Wakatobi bukan hanya sekadar pembukaan kantor cabang baru, tetapi menjadi langkah strategis dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas di wilayah kepulauan.
Menurut Safia Wualo, Wakatobi memiliki tantangan tersendiri dalam sektor pendidikan, terutama karena kondisi geografis kepulauan, jarak antarpulau, keterbatasan fasilitas serta kesenjangan akses informasi.
“Kehadiran Ruangguru sebagai platform teknologi pendidikan terbesar di Indonesia menjawab kebutuhan tersebut,” ungkapnya.
Dikatakannya, lewat pemanfaatan teknologi digital, siswa di Wakatobi kini dapat mengakses materi pembelajaran, ribuan bank soal serta bimbingan dari pendidik tanpa terbatas ruang dan waktu.
“Langkah tersebut sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan Wakatobi Cerdas dan Wakatobi Maju, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai jembatan pemerataan pendidikan. Teknologi pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dan tuntutan zaman,” bebernya.
Ia berpesan agar Ruangguru tidak hanya berorientasi pada pusat ibukota Kabupaten, tetapi turut menjangkau wilayah pulau-pulau terluar di Wakatobi II.
Selain itu, Ruangguru juga didorong melibatkan tenaga pendidik lokal serta memberdayakan putra-putri Wakatobi sebagai tenaga pengajar dan staf. Dengan demikian, kehadirannya diharapkan memberikan manfaat tidak hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga bagi perekonomian masyarakat.
Sementara kepada para guru dan sekolah, lanjut Safia Wualo, Pemkab Wakatobi meminta kehadiran Ruangguru dimanfaatkan sebagai pelengkap proses pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran guru.
“Platform tersebut diharapkan dapat membantu memperkaya metode mengajar, memperluas materi pembelajaran dan memperkuat pemahaman siswa melalui kolaborasi antara pengalaman mengajar di kelas dan kemajuan teknologi digital,” harapnya.
Kepada para siswa, ia juga berpesan agar memanfaatkan fasilitas pendidikan tersebut secara maksimal untuk memperdalam pengetahuan dan mengembangkan potensi diri. Para siswa juga diingatkan agar tidak menjadikan lokasi tempat tinggal sebagai penghalang untuk meraih cita-cita dan bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Pemkab Wakatobi akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antara Dinas Pendidikan, sekolah, orang tua dan Ruangguru sangat penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Wakatobi,” jelasnya.
Safia Wualo menambahkan, kehadiran Ruangguru diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat serta menjadi titik tolak lahirnya generasi Wakatobi yang semakin cerdas, berdaya saing dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih luas.
“Selamat atas Grand Opening Ruangguru Wakatobi sekaligus secara resmi membuka Ruangguru Wakatobi,” tutupnya.

















