KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan taringnya dalam menggenjot pariwisata daerah.

Komitmen itu ditunjukkan dengan diselenggarakannya Business Matching Industri Pariwisata Wakatobi bersama Industri Pariwisata dan Asosiasi Bali yang berlangsung di Hotel Segara Village, Bali, pada Senin 24 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang kerja sama bisnis antara pelaku industri pariwisata Wakatobi dan Bali.

Business Matching itu dihadiri oleh sekitar 20 pelaku industri pariwisata Bali, yang terdiri dari Dive Operator, Tour Operator, Hotel Operator, serta berbagai asosiasi pariwisata.

Sementara dari Wakatobi hadir pelaku industri pariwisata, asosiasi pariwisata, serta didukung oleh Manajemen TransNusa Bali sebagai mitra konektivitas penerbangan Bali-Wakatobi.

Bupati Wakatobi Haliana menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pelaku industri pariwisata dari Wakatobi maupun Bali yang telah hadir dan berkomitmen membangun kolaborasi.

“Saya berharap Business Matching ini dapat menghasilkan kerja sama bisnis yang nyata dan berkelanjutan sebagai tindak lanjut dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Wakatobi,” harapnya.

Di kesempatan itu juga, Kepala Balai Taman Nasional Wakatobi La Ode Ahyar Thamrin Mufti memaparkan potensi kawasan Taman Nasional Wakatobi serta pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan.

Presentasi tersebut menegaskan komitmen Wakatobi dalam mengembangkan destinasi wisata kelas dunia dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut dan lingkungan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi La Tarima mengungkapkan, Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap perkembangan industri pariwisata Wakatobi dan memberikan dukungan penuh untuk memperluas promosi serta kerja sama pemasaran destinasi.

“ASITA Bali juga menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan ke Wakatobi dalam waktu dekat guna memperkuat sinergi antarpelaku industri,” ujarnya.

Di acara Business Matching Industri Pariwisata Wakatobi tersebut, lanjut La Tarima, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Bali berbagi pengalaman dan kesan selama berkunjung ke Wakatobi.

“ASPPI menilai Wakatobi memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan Bali, khususnya pada segmen wisata bahari, diving, budaya, dan ekowisata,” tuturnya.

Lebih lanjut La Tarima menjelaskan, pada sesi konektivitas, manajemen TransNusa Bali mempresentasikan layanan penerbangan Bali-Wakatobi-Bali beserta berbagai kebijakan dan kemudahan yang dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Ketgam : PERTEMUAN-Pemerintah Kabupaten Wakatobi mempertemukan pelaku industri pariwisata Wakatobi dengan pelaku usaha dan asosiasi pariwisata Bali dalam Business Matching Industri Pariwisata di Hotel Segara Village, Bali. (Foto By La Tarima).

La Tarima menambahkan, kehadiran rute penerbangan tersebut diharapkan semakin memperkuat aksesibilitas Wakatobi dan mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara melalui Bali sebagai pintu gerbang utama.

“Harapan kita melalui kegiatan Business Matching ini, terbangun kemitraan yang kuat antara pelaku industri pariwisata Wakatobi dan Bali, sehingga mampu meningkatkan promosi, penjualan paket wisata, konektivitas, mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Wakatobi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Masukkan Nama *Wajib