KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Bupati Wakatobi Haliana secara resmi mengukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Tomia (KKT) Wangiwangi Masa Bakti 2026-2029 di Hotel Adi Matahora, Kecamatan Wangiwangi Selatan (Wangsel), Minggu 2 Agustus 2026.

Acara itu dihadiri Wakil Bupati Wakatobi Safia Wualo, Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi Nadar, tokoh masyarakat, sesepuh, serta ratusan warga Tomia yang berdomisili di Pulau Wangi-Wangi.

Mengusung tema bertajuk “To’ammai Tomia Topatangka’e Napomisirahanto To’assa’e Nahada To Poasa-Asa Pohamba-Hamba Ako Te Wakatobi Indonesia Shatente Jamani”, menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan komitmen bersama membangun organisasi yang solid.

Bupati Wakatobi Haliana mengapresiasi suksesnya pelaksanaan pengukuhan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan kepada organisasi dan daerah.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) itu menilai KKT memiliki potensi besar sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Dengan jumlah anggota yang telah mencapai ratusan kepala keluarga, organisasi tersebut diharapkan mampu berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.

“Saya berharap seluruh keluarga besar Tomia tetap menjaga persatuan dan tidak membiarkan perbedaan pandangan maupun kepentingan politik memecah belah organisasi. KKT tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang selaras dengan pembangunan daerah,” harapnya.

Selain itu, Haliana berpesan agar KKT ikut mendukung pengembangan sektor pariwisata, pelestarian kawasan hutan masyarakat hukum adat, serta pengelolaan potensi kelautan yang berkeadilan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Wakatobi.

“Kami berharap kepengurusan masa bakti 2026-2029 menjadi rumah besar yang mempersatukan seluruh keluarga Tomia, melestarikan nilai-nilai budaya, memperkuat solidaritas, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Wakatobi yang harmonis, maju, dan sejahtera,” imbuhnya.

Di tempat yang sama Dewan Penasehat KKT, Safia Wualo mengajak seluruh anggota KKT memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan baru, membangun komunikasi yang harmonis, menjalin sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan organisasi.

“Amanah organisasi bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan program yang bermanfaat bagi seluruh anggota,” pungkasnya.

Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Masukkan Nama *Wajib