WWW.KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI – Forum Anak Wakatobi menggelar kegiatan Forum Berbagi Informasi (FBI) di SMA 4 Negeri Wangi-Wangi, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Sabtu 18/7/2026
Kegiatan yang ditujukan khusus bagi siswa baru ini menyampaikan materi penting meliputi pencegahan dan penanganan kekerasan termasuk perundungan (bullying), perlindungan anak, bahaya narkoba, serta literasi digital di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang mengusung konsep belajar sambil bermain, ini langsung dipimpin oleh M. Al Azwin Syahid Satu selaku Fasilitator Forum Anak Wakatobi.
“Kami hari ini dari Forum Anak Wakatobi melakukan kegiatan Forum Berbagi Informasi atau FBI di SMA Negeri 4 Wangi-Wangi. Kami belajar sambil bermain bersama teman-teman siswa baru dengan materi pencegahan dan penanganan kekerasan, perlindungan, bahaya narkoba serta literasi digital sekolah,” ujar Al Azwin saat ditemui di lokasi kegiatan.
Sebagai agen perubahan 2P (Perlindungan dan Partisipasi, red), Al Azwin berharap kegiatan sosialisasi dapat membangun lingkungan belajar yang kondusif sejak dini.
“Kami harapkan para siswa baru SMA 4 Negeri Wangi-Wangi bisa menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik di sini. Hal ini sejalan dengan tujuan kami sebagai pengurus Forum Anak Wakatobi selaku agen 2P, untuk mewujudkan Kabupaten Wakatobi sebagai daerah layak anak yang dimulai dari lingkungan sekolah dan keluarga,” tambahnya.
Dipilihnya sekolah sebagai lokasi utama sosialisasi didasari alasan bahwa mayoritas peserta didik masih masuk dalam kategori usia anak. Selain itu, penyampaian materi oleh sesama anak dinilai jauh lebih efektif.
“Kenapa dilakukan di sekolah Karena di sini semua peserta didik masih berusia anak. Dan kenapa Forum Anak yang melakukannya Karena anak jauh lebih mudah menyerap materi ketika disampaikan oleh teman sebayanya,” jelas Al Azwin.
Menurutnya Keempat materi yang diangkat pun bukan tanpa alasan. karena masalah-masalah tersebut sering terjadi di lingkungan sehari-hari. dan juga sebagai agen perubahan 2p menyadari sudah menjadi tugas kami untuk menyebarluaskan informasi terkait isu-isu yang sedang beredar di masyarakat.
“penyampaian materi ini juga merupakan respon atas permintaan langsung dari pihak sekolah sebelumnya,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Wangi-Wangi, Hj. WA Ode Hayati, S.Pd., menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pendekatan teman sebaya mampu membangkitkan antusiasme siswa secara berbeda dibanding penyampaian biasa.
“Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi, serta berharap ke depannya hubungan komunikasi yang baik antara sekolah dan pihak terkait senantiasa terjalin. Sebenarnya kami juga sudah menyampaikan materi serupa selama masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, namun dengan hadirnya Forum Anak, wawasan anak-anak kami menjadi lebih luas. Apalagi materi disampaikan oleh anak-anak sebaya, antusiasme mereka terlihat sangat berbeda,” ungkap Hj. WA Ode Hayati.
Pihak sekolah juga membenarkan telah menyiapkan sejumlah langkah pendukung. Mulai dari sosialisasi kepada orang tua, rencana pembatasan penggunaan ponsel pintar di lingkungan sekolah, hingga penguatan tata tertib sekolah yang melarang keras perokok, penggunaan obat-obatan terlarang, serta menjaga kesehatan mental dan kedisiplinan siswa.
Sekolah juga berkomitmen memperkuat kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Wakatobi serta pemerintah daerah terkait upaya sosialisasi berkelanjutan.
“kami berharap kolaborasi ini terus berjalan berkelanjutan guna mendukung tumbuh kembang siswa yang sehat secara fisik dan mental, ” Tutupnya (ADM)











