KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan himbauan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) khusus laki-laki yang memiliki anak usia sekolah untuk ikut menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) tahun 2026.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wakatobi Nomor 100.3.4/428/VII/2026 tertanggal 9 Juli 2026 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Gerakan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor 17 Tahun 2026. Kegiatan GAMAS juga bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 dengan tema bertajuk “Ayah Wajib Hadir”.
Dalam surat tersebut Sekretaris daerah (Sekda) Wakatobi Nadar meminta seluruh kepala perangkat daerah, kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, serta para camat se-Kabupaten Wakatobi untuk mendorong pelaksanaan gerakan tersebut di lingkungan kerja masing-masing.
Dalam surat imbauan itu disebutkan, ASN laki-laki yang memiliki anak sekolah tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA sederajat diharapkan mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah, Senin 13 Juli 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wakatobi dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi juga diminta mengimbau seluruh ASN laki-laki di jajarannya agar berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Selain mengantar anak ke sekolah, setiap perangkat daerah diminta melakukan dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto, video, maupun testimoni. Dokumentasi tersebut selanjutnya dibagikan melalui media sosial dan kanal komunikasi resmi Pemkab Wakatobi.
Dalam surat itu Nadar menuturkan, Pemkab Wakatobi menilai kehadiran ayah pada hari pertama sekolah tidak hanya memberikan dampak emosional dan psikologis bagi anak, tetapi juga menjadi simbol keterlibatan aktif seorang ayah dalam kehidupan dan pengasuhan anak.
“Sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dari berbagai daerah dalam mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Kami berharap peran ayah dalam keluarga semakin kuat sehingga dapat mendukung mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi emas untuk Indonesia maju,”pungkasnya.
















