KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Badan Pusat Statistik (BPS) resmi melepas 103 petugas Sensus Ekonomi 2026. Pelepasan tersebut dihelat di Aula Luna Garden, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Jumat (12/6/2026).
Bupati Wakatobi Haliana mengungkapkan, data yang tepat menjadi fondasi utama kemajuan daerah dan pengambilan kebijakan pemerintah.
“Data BPS merupakan data terpercaya yang menjadi dasar pemerintah dalam mengambil kebijakan. Jika data yang diinput salah, maka hasil pengolahan juga akan salah, dan pada akhirnya kebijakan yang diambil pun bisa keliru,” ungkap Haliana di hadapan para kepala OPD, camat, lurah, dan petugas sensus.
Menurutnya, Sensus Ekonomi yang digelar sepuluh tahun sekali ini menjadi momen penting memetakan seluruh potensi ekonomi masyarakat, mulai dari UMKM hingga usaha besar di seluruh wilayah Wakatobi.
Hasilnya nanti akan dipakai untuk perencanaan pembangunan, penanaman modal, penguatan usaha rakyat, hingga evaluasi kinerja ekonomi daerah.
Haliana berpesan agar petugas bekerja profesional, bertanggung jawab, dan memverifikasi langsung ke lapangan.
“Ini bukan sekadar laporan ke pemerintah, tapi juga pertanggungjawaban kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama erat antara pemda dan BPS wajib dijaga agar data yang dihasilkan benar-benar andal dan bermanfaat bagi kesejahteraan warga.
Sementara itu, Kepala BPS Wakatobi, Abdul Murat Musyafir menjelaskan sensus ini mencakup seluruh unit usaha, baik perusahaan maupun usaha rumah tangga.
Kegiatan itu bertujuan menyediakan data lengkap, mutakhir, dan terpercaya sebagai dasar perencanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Pencanangan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus memperkuat sinergi antar pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.
Dari 103 petugas yang ditugaskan, sebanyak 46 orang hadir dalam acara ini, berasal dari Kecamatan Wangiwangi dan Wangiwangi Selatan.
Sebelum turun ke lapangan, seluruh petugas telah mengikuti pelatihan pembelajaran daring lewat LMS-NG pada 29-31 Mei 2026, lalu pelatihan tatap muka dua gelombang pada 1-11 Juni 2026 di Villa Nadila dan Luna Garden.
Pendataan di lapangan dijadwalkan berlangsung 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi data berkualitas dan pembangunan Wakatobi yang lebih maju,” tuturnya.
Reporter : La Ode Ridwan

















