KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pelaksanaan Jambore dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Wakatobi membawa dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pedagang kecil yang berjualan di kawasan Alun-alun Merdeka, Kecamatan Wangiwangi.
Meningkatnya aktivitas pengunjung selama kegiatan berlangsung, menjadi peluang bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan serta menambah pendapatan harian mereka.
Bagi para pedagang kecil, kehadiran kegiatan berskala regional seperti Jambore PKK dan HKG tingkat Sultra menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan penjualan. Ramainya pengunjung memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menawarkan produk kepada lebih banyak pembeli.
Dampak tersebut menunjukkan jika penyelenggaraan kegiatan daerah maupun regional tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat setempat.
Pelaku usaha di daerah berharap agar pemerintah dapat terus menghadirkan kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat ke Wakatobi. Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta dan penyelenggara, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi serta meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.
Lewat penyelenggaraan kegiatan yang berkelanjutan di daerah diharapkan dapat terus menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat sekaligus ruang usaha bagi pedagang kecil di Kabupaten Wakatobi.
Salah seorang pedagang Kedai ANH, Yustina mengungkapkan, kegiatan tersebut membantu meningkatkan omzet penjualannya dibandingkan dengan hari-hari biasa. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di kawasan Alun-alun Merdeka, Kecamatan Wangiwangi, Jumat (16/10/2026).
Disampaikan Yustina, kegiatan yang menghadirkan banyak pengunjung seperti Jambore PKK tingkat Sultra memberikan peluang bagi pedagang untuk memperoleh pendapatan lebih besar. Ia menilai, kegiatan seperti itu turut menunjang keberlangsungan usaha kecil yang bergantung pada aktivitas pembeli setiap harinya.
Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada pedagang kecil dan menengah, termasuk melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang mampu mendatangkan pengunjung serta menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Harapannya kita itu pedagang-pedagang kecil menengah kayak gini bisa lebih diperhatikan. Pemerintah bisa mengadakan event-event seperti ini supaya pendapatan kita lebih menunjang lagi,” harapnya.
Dampak positif kegiatan tersebut juga dirasakan Anto, salah seorang pedagang yang berjualan di sekitar kawasan Alun-alun Merdeka. Ia menilai, meningkatnya aktivitas pengunjung selama pelaksanaan Jambore PKK dan HKG Sultra di Wakatobi turut mendorong penjualan dagangannya.
Sejumlah produk yang dijualnya, terutama bakso bakar dan minuman dingin, menjadi pilihan yang banyak diminati pengunjung. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi Anto untuk memperoleh pendapatan lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan seperti ini, penjualan cukup meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Bakso bakar dan minuman dingin paling banyak diminati pembeli karena banyak pengunjung yang datang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di Wakatobi karena memberikan peluang bagi pedagang kecil untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas pasar usaha mereka.
“Harapan kami, semoga kegiatan seperti ini sering dilaksanakan. Dengan adanya keramaian seperti ini, dagangan kami lebih laku dan pendapatan juga bisa meningkat,” tambahnya.

















