KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Rencana pembukaan rute penerbangan langsung Bali-Wakatobi oleh TransNusa mendapat respons serius dari Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Bupati Wakatobi Haliana mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk bersiap menyambut peningkatan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara yang diperkirakan akan terjadi setelah penerbangan mulai beroperasi.
Dikatakan Haliana, penerbangan Bali-Wakatobi yang direncanakan mulai awal Juli 2026 menjadi peluang besar bagi daerah untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
“Saya berharap kedatangan pesawat ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah semata, tetapi seluruh masyarakat, terutama pelaku pariwisata, harus saling mendukung,” harapnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) itu menerangkan, pemerintah daerah akan mengonsolidasikan seluruh pelaku usaha wisata agar mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada wisatawan. Salah satu langkah yang didorong adalah peningkatan kapasitas akomodasi berbasis masyarakat.
“Ayo yang punya homestay segera dibenahi. Yang punya rumah dengan satu atau dua kamar kosong juga bisa dipersiapkan menjadi homestay. Wisatawan mancanegara biasanya tidak selalu mencari hotel mewah, tetapi pengalaman yang unik dan menarik,” ujarnya.
Haliana optimistis penerbangan langsung dari Bali akan meningkatkan arus wisatawan ke Wakatobi. Pada tahap awal, rute tersebut direncanakan beroperasi tiga kali dalam seminggu menggunakan pesawat jet Comac berkapasitas sekitar 100 penumpang.
“Rancangannya ini baru tiga kali seminggu jadi kemarin diskusinya adalah Minggu, Senin, Kamis. Tapi juga kita menyampaikan rute untuk hari-hari yang lebih pas seperti apa supaya juga ini bisa di samping ada kunjungan wisatawan mancanegara kemudian juga dari kita sektor pemerintah,” terangnya.
Selain itu, lanjut Haliana, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat promosi dan pengembangan sektor pariwisata. Peluncuran rute penerbangan tersebut bahkan direncanakan akan dipromosikan secara khusus di Bali.
“Kami berharap karena ini targetnya ini akan ada launching di Bali untuk kita berharap di sini pun juga kita promosikan secara baik,” pintanya
Haliana bilang, keberhasilan rute baru itu tidak hanya ditentukan oleh maskapai dan pemerintah, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam menghadirkan layanan wisata yang berkualitas.
“Kita sangat yakin penerbangan ini akan ramai. Bahkan sudah ada pembahasan mengenai kemungkinan penerbangan setiap hari jika respons pasar positif. Kita saling mendukung karena kita juga rancang MoU kita dengan Pemerintah Provinsi Bali. Bagaimana nanti tindak lanjutnya, kita nanti dari hasil MoU itu tersebut tapi kita berharap konektif light antara Bali-Wakatobi terwujud dan juga bisa memajukan pariwisata Wakatobi,” tuturnya.
Dengan semakin terbukanya akses transportasi udara, diharapkan mampu menjadi magnet dan menarik lebih banyak wisatawan dari berbagai negara. Sekaligus memperkuat posisi Wakatobi sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia yang berkelas di sektor wisata bahari.
“Saya sangat yakin ini akan ramai walaupun baru beberapa hari ini mereka rancang tentang adanya daily flight, jadi akan melihat situasi pasar untuk terbang setiap hari,” pungkasnya.
















