KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten Wakatobi terus memprogress implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Gedung Wanita, Senin, 11 Mei 2026.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Wakatobi menyampaikan sejumlah tujuan utama implementasi ETPD.
Di antaranya meningkatkan PAD, mengurangi transaksi tunai, mempercepat layanan publik, serta meningkatkan transparansi dan pengawasan pengelolaan keuangan daerah.
Adapun fokus utama pembahasan HLM TP2DD meliputi optimalisasi digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah, perluasan penggunaan QRIS pada layanan publik dan UMKM, penguatan sistem pembayaran non tunai di lingkungan pemerintah daerah, serta peningkatan literasi digital masyarakat.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Wakatobi Muhidin menjelaskan, pelaksanaan HLM TP2DD merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam mempercepat implementasi ETPD.
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi pelayanan publik, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Digitalisasi transaksi pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pelayanan yang lebih cepat, aman, dan efisien. Selain itu, penerapan ETPD juga diharapkan mampu meningkatkan PAD secara optimal,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wakatobi berharap sinergi antara pemerintah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat transformasi digital di daerah.

“HLM TP2DD juga menjadi momentum penting untuk mewujudkan Kabupaten Wakatobi yang modern, transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan bertajuk “Sinergi dan Inovasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Wakatobi melalui Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah.” Tema itu menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan berbasis digital.

Acara HLM TP2DD itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, sektor perbankan melalui Bank Sultra, serta para pemangku kepentingan terkait. Juga hadir dari pihak Bank Indonesia (BI) sebagai mitra strategis dalam penguatan ekosistem digital daerah.

















