KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui kegigihan Bupati Wakatobi untuk mengoperasikan kembali penerbangan di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sultra Hugua menanggapi permintaan Bupati Wakatobi Haliana pada pembukaan acara Festival Wowine yang dihelat pada Jumat (22/8/2025).
Hugua menyampaikan, Bupati Wakatobi Haliana telah menyampaikan bagaimana gigihnya memperjuangkan pesawat. Inshaallah, kata Hugua, dalam waktu yang singkat Pemprov akan mendukung sepenuhnya, agar pesawat beroperasi kembali di Wakatobi.
“Tadi Pak Bupati dengan bangganya sudah melakukan negosiasi. Kami akan segera mendukung, tahun depan juga. Pak Bupati bilang kita dukung dengan anggaran untuk membuat terbang kembali Wakatobi, saya katakan oke, kita akan perjuangkan. Karena Wakatobi adalah simbol daripada kemajuan Provinsi Sultra,” katanya.
Mantan Bupati Wakatobi 2 periode itu mengungkapkan, Pemprov berkomitmen mendukung 100 persen Pemkab Wakatobi terutama dalam hal akses transportasi pesawat.
Hugua menuturkan, Bupati telah berhasil membicarakan hal tersebut dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wakatobi.
“Pemprov tahun ini akan mendukung, Pak Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) mengatakan sama saya, Hugua kita anggarkan di 3 atau empat 4 ini. Pak Gubernur ASR mengatakan kita anggarkan Rp1 miliar mendukung penerbangan ini,” ujarnya.
“Tahun depan kita anggarkan lebih lagi, untuk mendorong supaya penerbangan jangan berhenti, oke. Itulah gunanya saudara-saudara sekalian masyarakat Wakatobi menempatkan saya jadi Wagub di Provinsi Sultra, terima kasih dong,” tuturnya.
Bupati Wakatobi Haliana memaparkan, beberapa hari lalu telah memfinalisasi rancangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kabupaten Wakatobi dengan Fly Jaya.
Rencananya pada tanggal 1 September 2025 Haliana akan ke Jakarta untuk melakukan penandatanganan MoU rute pesawat ATR 72, Makassar, Bone, Kendari-Wakatobi.
Lebih lanjut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) itu menyebutkan, kalau dia meminta rute penerbangan ke Wakatobi 3 kali seminggu yaitu hari Senin, Rabu, dan hari Jumat.
“Dan ditawarkan oleh pihak maskapai, jika untuk penerbangan hari Rabu langsung dari Makasar ke Wakatobi dan selanjutnya langsung ke Kendari.Kami telah memfinalisasi rancangan MoU dengan pihak maskapai. Kami juga telah mengirimkan ke sana dan sudah ada feedback, mereka sudah setuju. Tinggal menunggu kesempatan saya untuk bisa ke Jakarta, untuk bisa kita MoU. Karena inginnya itu tetap kita bersama-sama dalam penandatanganannya. Jadi kita tidak mobile, artinya bukan sepihak kita melakukan. Kita ingin bertemu supaya kita finalkan semua,” imbuhnya.
Di kesempatan itu Haliana berkata, ada rute-rute tertentu yang tidak bisa ditanggulangi, yang tidak bisa daerah alokasikan anggaranya. Di satu sisi ada juga yang berat kalau misalnya harus ditanggulangi sendiri oleh APBD Kabupaten Wakatobi.
“Sehingga betul-betul kita membutuhkan support dari Pemprov. Saya atas nama pribadi dan Pemkab Wakatobi menghaturkan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub Sultra yang telah menyatakan komitmen untuk mendukung pembiayaan penerbangan di Wakatobi,” pungkasnya.