FOTO BERSAMA - Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat menyerahkan persetujuan prinsip formasi kepada Bupati Wakatobi Haliana. (FOTO Humas PANRB).

KABARWAKATOBI.COM, WANGI-WANGI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan membuka perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Kabar gembira itu disampaikan oleh Bupati Wakatobi Haliana saat bertandang ke pulau Tomia dalam rangka safari ramadan Pemkab tahun 2024.

Haliana meyebutkan, perekrutan itu ditargetkan beberapa kali tahun ini, bagi yang tidak lulus, nanti akan menjadi P3K paruh waktu. Gajinya disesuaikan dengan kemampuan daerah, dalam arti bahwa tetap menjadi pegawai daerah non PNS.

“Alhamdulillah ada kuota untuk CPNS dan P3K, itu merupakan komitmen untuk masyarakat kita. Bagi yang lulus kita berkontrak lagi seperti kontrak P3K yang lain, dengan gaji sesuai gaji nasional. Untuk CPNS semuanya bisa ikut, namun alhamdulillah CPNS dengan P3K bukan di saat yang bersamaan, karena seleksi CPNS dulu, setelah itu baru P3K,” ujarnya, Selasa, (26/3/2024).

Haliana berkata, bagi yang saat ini honorer bisa mencoba seleksi CPNS. Mudah-mudahan lulus supaya tidak ikut seleksi P3K lagi. Bagi yang belum bernasib bagus, bisa mencoba lagi di P3K.

“Tapi intinya melalui jalur perekrutan CPNS dan P3K seluruh pegawai-pegawai honorer ini sudah selesai dan tuntas sampai Desember 2024. Karena kebetulan pada penjelasan Menteri dan para Deputi saya hadir langsung,” tuturnya.

Terpisah, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wakatobi Hasan menjelaskan, untuk penerimaan CPNS rencana dimulai bulan April, sementara seleksi rencananya di bulan Mei.

“Setelah CPNS baru P3K, bertahap duluan CPNS. CPNS kuotanya sekira 300 lebih, sementara P3K 200 orang lebih. Yang jelas jumlah keseluruhan itu 564. Baru jumlahnya yang kita terima di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada tanggal 14 Maret 2024, diterima langsung oleh pak Bupati Haliana,” terangnya.

Untuk kualifikasi pendidikan apa saja yang akan diterima itu belum, lanjut Hasan, karena Pemkab diberi kewenangan untuk menyusun hal tersebut.

“Setelah itu kita mengusul lagi ke Kemenpan-RB untuk komposisi formasi. Kalau P3K itu biasanya di akhir tahun sekitar akhir bulan Oktober atau bulan November.

Dihimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sekaligus mengupdate informasi Pemkab melalui BKPSDM.

“Penerimaan CPNS dan P3K tidak dipungut biaya dan dipastikan gratis. Sedapat mungkin agar masyarakat jangan percaya dengan calo,” pungkasnya. (ADMIN)

Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Masukkan Nama *Wajib